Christina Perri - A Thousand Years
Heart beats fast colors and promises
How to be brave
How can I love when I’m afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer
I have died everyday waiting for you
Darlin’ don’t be afraid
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more
Time stands still beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What’s standing in front of me
Every breath every hour has come to this
One step closer
I have died everyday waiting for you
Darlin’ don’t be afraid
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more
And all along I believed
I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more
Dari jutaan cahaya yang terpantul pada medianya masing-masing.Malam ini mataku seperti ditakdirkan untuk terfokus melihat pantulan cahaya abstrak pada genangan air yang melukiskan entah apa. Seperti perasaan hati yang mengganjal, genangan air itu bergerak mengamuk membuat pantulan cahaya abstrak itu mengikuti media pantulnya, amukan itu seperti menggambarkan kegundahan hati seorang manusia, tidak tenang. Lamunanku semakin dalam, entah apa yang ada dibenakku malam ini. Aku hanya tidak tenang. Aku merindukan seseorang. Namun, aku seperti pantulan cahaya abstrak itu yang hanya ikut mengamukan dan menggambarkan perasaanku ini hanya lewat tatapan kosong mataku, mungkin tatapan mataku ini bila dapat terlihat hasilnya itu adalah pantulan kebahagiaan, karena pada situasi seperti ini yang tersisa dimemori ingatanku adalah hal-hal kecil perlakuan seseorang yang aku rindukan itu. Hingga pada akhirnya pantulan kebahagiaan dan pantulan cahaya itu secara bersamaan mengamuk dan semakin memberontak dan aku tersentak dari lamunanku ketika sebuah kendaraan melaju kencang, membuat genangan air yang menjadi media pantul tadi tersembur, berserakan, dan merata dengan aspal abu-abu. Pantulan cahaya dari lampu jalan itu sekarang hanya garis pada jalanan aspal. Entah lampu jalanan itu merindukan siapa, tapi aku merindukan seseorang diluar sana, entah apa yang dia lakukan sekarang. Aku merindukannya.
Toko Coklat, Jl. Progo.
May 19, 2012.
20.19 pm